Geelong: Gallery & National Wool Museum

 

Geelong, an unforgettable city!

Geelong, sebuah kota yang tak terlupakan!

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

Initially I planned to visit Geelong last week but I cancelled it due to a bad weather in that day. Yea, checking the weather daily is a MUST to travel in winter season because mostly the existing days are rainy days. And I was very happy to find that July 3rd was sunny! Perfect weather to travel.

Awalnya saya berencana pergi ke Geelong minggu kemarin namun terpaksa dibatalkan karena cuaca saat itu sedang buruk. Yea, memantau cuaca setiap hari itu HARUS dilakukan jika ingin bepergian di musim winter karena kebanyakan hari selalu hujan. 3 Juli, akhirnya matahari muncul di tanggal tersebut! Cuaca sempurna untuk jalan-jalan.

 

SAMSUNG CAMERA PICTURESTraveling to Geelong is very accessible. I took a Metro train to Southern Cross Station then changed direction to Marshall by Vline train. It was supposed to take 2-hour journey, but it didn’t happen because I missed my Metro train just in seconds in front of me. As a result, I also missed my Vline train that I had scheduled ahead, causing I had to wait for 47 minutes for the next Vline train in Southern Cross Station. Damned it.

Akses menuju Geelong sangat mudah. Saya menggunakan kereta Metro menuju Southern Cross Station lalu berganti kereta Vline menuju Marshall. Seharusnya perjalanan menghabiskan waktu 2 jam, tapi itu tidak terjadi. Saya ketinggalan kereta Metro dalam hitungan detik di depan saya. Imbasnya, saya juga melewatkan kereta Vline yang sudah saya jadwalkan. 47 menit menunggu kereta Vline selanjutnya di Southern Cross Station. Rrgghhh!

 

MetroSAMSUNG CAMERA PICTURES

 

Talking about trains, Metro and Vline trains are different. Basically, Metro train provides services to CBD, inner suburbs (zone 1), and outer suburbs (zone 2) in Melbourne. While Vline train provides services to a wide range of destinations across Victoria. My opinion is traveling by Vline is actually more comfortable hehe. They use the same ticket system, Myki. This uniformity of transportation payment in Melbourne is really good for people, using the same card for various types of transportation such as buses, trams, trains, commuter/regional trains.

 

Berbicara tentang kereta, Metro dan Vline merupakan jenis kereta yang berbeda. Pada dasarnya kereta Metro memiliki jangkauan area hanya di dalam wilayah Melbourne seperti CBD, suburb dalam dan luar (zona 1 dan 2). Sementara kereta Vline menyediakan layanan dengan jangkauan Melbourne ke luar. Sistem tiket yang digunakan kedua jenis kereta ini sama yaitu Myki. Penyeragaman cara pembayaran transportasi di Melbourne ini sangat menyamankan penduduk. Menggunakan kartu yang sama untuk tipe transportasi berbeda seperti bis, tram, kereta, kereta rejional.

 

So, back to Geelong story!

Kembali ke cerita Geelong!

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

I arrived at Geelong Station (almost got off the train at North Geelong Station, a train stop before Geelong Station haha) at about 11am. This train station is really old as listed on the Victorian Heritage Register. Opening on 1 November 1856, it is one of only two in Victoria to have a 19th-century train shed.

Saya tiba di Geelong Station (nyaris turun di North Geelong Station, satu pemberhentian kereta sebelum Geelong Station, haha) sekitar jam 11.00. Stasiun kereta ini sangat tua dan terdaftar dalam Victorian Heritage Register. Dibuka pada 1 November 1856, stasiun ini merupakan satu dari dua stasiun yang dibangun pada abad ke-19 di Victoria.

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

I opened my Geelong map and started my travel walk. This city looks so good to me. It is very clean, organized, trees everywhere, and easy to find public places. Trust me, walking around this city in a sunny day is definitely like walking in paradise. Haha

Saya membuka peta Geelong dan mulai berjalan. Kota ini nampak sangat baik bagi saya. Kota yang bersih, tertata rapi, pohon dimana-mana, dan mudah menemukan tempat-tempat umum. Berjalan kaki di sekitar kota ini dimana matahari tengah bersinar dengan cerahnya seperti berjalan kaki di surga, haha!

 

 

SAMSUNG CAMERA PICTURESMy first destination was Geelong Gallery located in Little Malop Street, only 5 minutes walk from the station. It is free entry and it opens daily from 10am to 5pm. At the first time looking at the Gallery outlook, I was not so sure if it was the Gallery. Until I read a notification board in front of the building written sorry for the under construction outlook but it was open for public, please come in. Ok, great! I came in and met the receptionist. Unfortunately, taking pictures is prohibited in the Geelong Gallery so I kept my camera inside my backpack. Here I tell you what inside the Gallery are. There are a permanent collection and temporary exhibitions. Both display the art of Australia and international paintings, works on paper, sculpture and decorative arts. I admired the sketch paintings so much!

Tempat tujuan pertama saya adalah Geelong Gallery yang terletak di Little Malop Street, hanya 5 menit berjalan kaki dari stasiun. Tidak ada tiket masuk (gratis) dan Gallery ini buka setiap hari dari jam 10.00 sampai 17.00. Pertama kali saya melihat tampak luar Gallery, saya tidak yakin apakah ini benar Gallery yang saya tuju. Sampai akhirnya saia membaca sebuah papan di depan bangunan tersebut yang bertuliskan maaf atas penampilan luar bangunan yang sedang dalam perbaikan namun Gallery tetap buka, silakan masuk. Oke, siap! Saya memasuki Gallery dan bertemu penerima tamu. Sayangnya, memotret tidak diperbolehkan dalam Gallery sehingga saya harus menyimpan kamera saya dalam tas. Jadi saya beritahu saja melalui tulisan apa saja yang ada di dalam Gallery, hehe. Ada 2 jenis pameran utama dalam Gallery yaitu koleksi permanen dan pameran sementara. Keduanya memajang kesenian dari lukisan Australia dan internasional, patung, dan kesenian dekoratif. Dari semuanya, saya paling mengagumi pameran sketsa!

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

After enjoying the arts in Gallery, I continued to my second destination, National Wool Museum. It is located in 26 Moorabool Street, same location with Information Centre. It opens daily: Monday to Friday 9.30am-5pm, and Saturday to Sunday 10am-5pm. The ticket price is quiet cheap: Adults $7.50, Concessions $6, Child $4.

Setelah puas menikmati kesenian, saya melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan kedua, National Wool Museum. Tempat ini berada di 26 Moorabool Street, lokasi yang sama dengan Information Centre. Museum buka setiap hari: Senin sampai Jumat 09.30-17.00, dan Sabtu sampai Minggu 10.00-17.00. Tiket masuk bisa dibilang murah: dewasa $7.50, siswa/lansia $6, anak-anak $4.

 

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

The National Wool Museum is housed in the original Dennys Lascelles (Father of the Geelong Wool Industry) wool store built in 1872. Here, you can discover the story of wool, from fleece to fabric. An excited discovery! On the ground floor, there is a temporary exhibitions gallery that allows you to pick and buy the wool knitting. Those are so beautiful.

National Wool Museum ini berada di lokasi yang dulunya adalah toko penjualan wool milik Dennys Lascelles (Bapak Industri Wool di Geelong) yang dibangun pada 1872. Di sini, kamu akan mengetahui sejarah pembuatan wool, mulai dari bulu domba sampai menjadi tenun. Kunjungan yang menyenangkan! Di lantai dasar, terdapat galeri pameran sementara yang memersilahkan kamu untuk memilih dan membeli rajutan wool yang indah.

 

SAMSUNG CAMERA PICTURESSAMSUNG CAMERA PICTURES

 

 

The Wool Harvest Gallery on the level one. O my God, I love being in that area. It shows you the history and knowledge about wool production in Geelong. Beside that, you can take epic pictures there. Like what I did, LoL.

Wool Harvest Gallery ada di lantai 1. Wow, saya sangat senang berada di area ini. Gallery ini bercerita tentang sejarah dan pengetahuan mengenai produksi wool di Geelong. Selain itu, kamu bisa memotret bebas seperti yang saya lakukan, haha!

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

 

Next to this area, Fleece to Fabric Gallery. You will find many various ancient wool machines in this gallery. I never thought that the wool production took a lot of processes. It is so great to discover how the process is.

Di sebelah area Wool Harvest Gallery, adalah Fleece to Fabric Gallery. Kamu akan melihat berbagai macam mesin wool kuno yang digunakan jaman dulu. Saya tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa ternyata produksi wool membutuhkan banyak proses. Sangat puas mengetahui bagaimana proses-proses itu dilakukan.

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

Overall, visiting the Geelong Gallery and the National Wool Museum is really amazing. Do not miss these places if you travel to Geelong. 

Kesan saya, mengunjungi Geelong Gallery dan National Wool Museum sangat menyenangkan. Jangan lewatkan tempat-tempat ini jika kamu bepergian ke Geelong. 

My next destinations are Waterfront Geelong and Geelong Botanic Garden! To be continued… See you!

Tempat tujuan selanjutnya adalah Waterfront Geelong dan Geelong Botanic Garden! Berlanjut di kisah selanjutnya… Sampai jumpa!

 

 

Sources are derived from to Information Centre, Geelong Gallery, National Wool Museum, and Wikipedia.

Sumber diambil dari to Information Centre, Geelong Gallery, National Wool Museum, dan Wikipedia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s