Old Melbourne Gaol

Indoor travel could be your alternative travel option in winter. Yes, you don’t need to be worry about being frozen!

Wisata dalam ruang bisa menjadi pilihan alternatif di musim Winter. Ya, kamu tak perlu cemas tentang hawa dingin di luar!


Last week, I chose to visit Old Melbourne Gaol in the City. Located at 377 Russell Street (between La-Trobe and Victoria Streets), it is easy to reach. You just take any trams from Flinders Station heading to Swanston Street and take a stop at State Library of Victoria then walk a little bit. It opens daily from 9.30am to 5.00pm and the entry ticket for adults is $25.  

Minggu lalu, saya memilih berwisata ke Old Melbourne Gaol di City. Berlokasi di 377 Russell Street (antara Trobe dan Victoria Streets), tempat ini sangat mudah dijangkau. Kamu hanya perlu naik tram dari Flinders Station yang menuju Swanston Street, lalu turun di State Library of Victoria kemudian berjalan sedikit. Tempat wisata ini buka setiap hari dari jam 09.30 sampai 17.00 dan harga tiket masuk untuk orang dewasa adalah $25.

And… let’s talk about this place!

Mari cerita tentang tempat ini!

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

Old Melbourne Gaol is an old jail built in 1841 and closed in 1994. What makes it famous in the era is because it was a site of the most hangings in Victoria. Between 1842 and 1924, the jail had executed 133 hangings of 177 death sentences in Victoria. Of this number, the Ned Kelly execution exists as an icon of the Old Melbourne Gaol even now.

Old Melbourne Gaol adalah sebuah penjara tua yang dibangun pada tahun 1841 dan ditutup pada tahun 1994. Di masanya, penjara ini terkenal karena merupakan tempat pelaksanaan hukuman gantung diri palingbanyak di Victoria. Antara tahun 1842 dan 1924, penjara ini telah menjatuhkan hukuman mati gantung diri sebanyak 133 dari 177 vonis di Victoria. Dari jumlah tersebut, eksekusi Ned Kelly termasuk salah satunya. Kini ia menjadi ikon Old Melbourne Gaol.

 

 

Ned Kelly is Australia’s most controversial character. The son of an Irish convict, young Kelly frequently brushed with the law, becoming a fugitive in 1878. After his dramatic capture at Glenrowan the wounded Kelly spent his last day in the jail while his mother was serving a sentence in the women’s wing.

Ned Kelly adalah salah satu tokoh paling kontroversial di Australia. Anak laki-laki dari seorang narapidana, Kelly pada usia mudanya sering melanggar hukum dan menjadi buronan di tahun 1878. Setelah penangkapan yang dramatis di Glenrowan, Kelly yang saat itu masih terluka, akhirnya menghabiskan hari terakhirnya di penjara sementara di saat yang sama, ibunya sedang menjalani masa hukuman di penjara wanita.

 

CELL BLOCKS/SEL PENJARA

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

The physical outlook of the cell blocks is so narrow. It doesn’t even fit for a single person having daily activity inside. The cell windows were constructed from two sheets of one inch thick translucent glass set into the masonry during construction, and the cell doors were made from solid timber on an internal frame. It were secured with padlocks weighing over 2 ½ pounds (1kg).

Sel penjara di dalamnya sangat sempit, bahkan terasa tidak muat bagi satu orang untuk melakukan aktivitas kesehariannya di dalam sel. Jendela sel terbuat dari dua kaca setebal 1 inci yang dipasang di antara dinding batu, dan pintu sel terbuat dari lapisan balok kayu. Pintu ini dilengkapi dengan gembok yang beratnya melebihi 2 ½ pon (1kg).

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

So how did prisoners spend their lives inside those tiny cells? Prisoners spent 23 hours each day locked in small cells with one hour of solitary exercise. Communication among prisoners was forbidden. When leaving their cells they were required to wear a silence mask. Prisoners could bathe and change their clothes weekly and attend the prison chapel each Sunday. Prisoners were also provided with a bible to encourage better behavior.

I really can’t imagine how to live in that way. No freedom and limited access. So creepy.

 

Lalu bagaimana narapidana menghabiskan hidupnya tinggal dalam sel penjara yang sempit tersebut? Narapidana menghabiskan 23 jam tiap harinya terkunci di sel dan 1 jam olahraga. Komunikasi antar narapidana dilarang. Ketika mereka meninggalkan sel, mereka harus memakai topeng. Narapidana dapat mandi dan berganti baju tiap minggu dan datang ke kapel penjara di hari Minggu. Mereka juga disediakan Alkitab untuk mendorong berperilaku lebih baik.

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana hidup dengan cara tersebut. Tanpa kebebasan dan akses terbatas. Sangat menyeramkan.

 

GROUND FLOOR/LANTAI 1

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

The current entrance to the ground floor was once the guard room. On this floor you will find storyboards about early Melbourne and the building in jail. Within the cells, read the stories about executed prisoners and learn about the study of phrenology. Life in jail is also described on storyboards and installations in the cells. The story of Ned Kelly and his gang is told at the far end of the jail.

Area pintu masuk penjara ada di lantai 1/dasar yang dulunya adalah ruang penjaga. Di lantai ini, kamu akan menemukan cerita tentang masa awal Melbourne dan sejarah pendirian penjara. Di dalam sel-sel penjara, kamu bisa membaca cerita narapidana yang dieksekusi dan pengetahuan tentang phrenology. Kehidupan di penjara juga diceritakan dalam papan cerita di tiap sel, termasuk di dalamnya cerita mengenai Ned Kelly dan gengnya.

 

Who lived in the ground floor? Routines in the jail were regulated by bells and enforced by punishment. Prisoners who broke the rules were placed on the ground floor, and those who obeyed the prison rules were moved to cells on the second floor allowing them to go to work in the yards each day.

Siapa yang tinggal di lantai dasar? Rutinitas di penjara ditandai dengan bunyi lonceng dan berlaku hukuman bagi yang melanggar aturan. Narapidana yang melanggar aturan ditempatkan di lantai dasar,dan mereka yang mematuhi aturan dipindahkan ke sel lantai dua. Mereka yang ada di lantai 2 diperbolehkan bekerja di lapangan setiap hari.

 

MIDDLE FLOOR/LANTAI 2

SAMSUNG CAMERA PICTURESSAMSUNG CAMERA PICTURES

 

On the middle floor, you will see the scaffold. You can learn about how the hanging punishment was conducted. It was a little bit scary for me to read the information, making me visualize the hanging in my head.

Di lantai 2, kamu akan melihat tiang dan tali gantung diri. Di sini kamu akan mengetahui bagaimana hukuman gantung diri dilakukan. Sedikit menyeramkan bagi saya untuk membaca informasi tersebut karena saya jadi membayangkan proses gantung diri di otak saya.

 

Another interesting story you can find on this floor is the story of Salvation Army support networks for newly released prisoners.

Cerita menarik lain yang dapat kamu temukan di lantai ini adalah kisah keterlibatan Salvation Army dalam membantu narapidana paska dibebaskan dari penjara.

 

TOP FLOOR/LANTAI 3

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

The large communal cells on the third floor housed debtors, trusted prisoners and those nearing release.

Sel komunal terbesar ada di lantai 3. Sel-sel tersebut disediakan bagi narapidana yang hutang, yang berperilaku baik di penjara, dan yang hampir menyelesaikan masa hukuman di penjara.

 

On this floor, you will learn about the experiences of women and children in jail, the role of the jail in World War II and see the whipping triangle – used to punish male prisoners for unacceptable behavior. Also in cell 9, find the story of Colin Ross, hanged for a crime we now believe he did not commit.

Di lantai ini, kamu akan mengetahui pengalaman para wanita dan anak-anak di dalam penjara, peran penjara pada masa perang dunia ke-2, dan melihat alat cambuk “Whipping Triangle” yang digunakan untuk menghukum narapidana laki-laki  yang tidak berperilaku baik. Juga di sel nomor 9, kamu akan membaca kisah Colin Ross yang mendapat hukuman gantung diri untuk tindak kriminal yang sebenarnya ia tidak lakukan.

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

 

Despite my fear, this jail has interesting tragic stories inside. It brings you to the past and invites you to feel the same way with prisoners. It is lucky that we live in a more civil and democratic time which provides us with a more humane place.

Mengesampingkan rasa takut saya, penjara ini memiliki kisah-kisah tragis menarik. Kisah-kisah tersebut seakan membawamu ke masa lalu dan membuatmu merasakan hal yang sama dengan narapidana. Beruntung kini kita tinggal di jaman yang lebih beradab dan demokratis yang menyediakan tempat lebih manusiawi.

 

If you finish walking around in the Old Melbourne Gaol, you may be interesting in visiting the Police Watch House to experience a real life encounter of what it would feel like to be arrested and locked up in a police station which only closed its doors in 1994 and Old Magistrate’s Court which are located next to the Police Watch House. 

Jika kamu sudah selesai berkeliling Old Melbourne Gaol, selanjutnya kamu mungkin tertarik mengunjungi Police Watch House untuk mendapat pengalaman nyata melalui simulasi drama bagaimana rasanya ditangkap dan dikunci di kantor polisi dan Old Magistrate’s Court yang lokasinya di tepat di samping Police Watch House.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s